Posted by : Fathi Rauf Sunday, December 22, 2013

Selamat malam, bertemu dengan tulisan dari saya lagi. Kesempatan malam kali ini saya hanya menulis apa yang ada dikepala saya saja, tidak ada yang lain.

Menulis itu mudah. Ya, Menulis itu adalah hal yang mudah.

"Enggak ah, menulis susah, harus nyari ide, bla..bla..bla.."
Mengapa ada saja orang-orang yang menganggap menulis itu susah dan membutuhkan waktu banyak?

1. Dia kurang-tidak konsisten
Jarang sekali menulis, sekalinya menulis langsung segudang. Lebih baik, jika Anda memiliki blog, hanya di perbaharui 1 bulan sekali, namun konsisten. Daripada 1 bulan, langsung tiba-tiba se-gubrek 20 artikel. ( misalnya )

2. Disaat menulis, kurang fokus
Disaat menulis kurang fokus, ini yang membuat lambat dalam menulis. Menulis itu fokus namun harus tetap "santai".

3. Menulis harus mencari ide dulu
Ya, namun.. tak semua orang itu benar-benar kreatif, ada yang hanya bisa meniru lalu di modifikasi, itu wajar. Yang terpenting, selama me-modifikasi haruslah memiliki ciri khas tertentu supaya orang lain pun kenal bahwa itu tulisan Anda.

4. Menulis harus panjang.
Tidak! tulisan tak harus panjang lebar layaknya skripsi, kecuali artikel tersebut artikel pilar, wajar jika panjang. Ringkas saja, yang terpenting adalah si pembaca memahami tulisan Anda

5. Menulis harus menggunakan bahasa yang formal
Tidak! Saya menganjurkan untuk menulis dengan bahasa cukup "pribadi", ini akan menimbulkan efek penulis berhadapan dengan pembaca. Selama saya menjadi content writer, saya menggunakan bahasa yang cukup pribadi namun tetap acceptable.

6. Jangan menulis sambil mengedit
Yang namanya meng-edit itu pasti di akhir, jangan menulis sambil meng-edit, menyebabkan lamanya durasi menulis dan kadang ide yang akan ditulis malah lupa.

Sepertinya sampai disini saja, ini cuma tulisan iseng 10 menit. Jika Anda memiliki tips lain bisa berbagi di kotak kotak komentar ;)

I'm Muhammad Fathi Rauf, just a Content Manager.
@MFRauf
FB.com/MFathiRauf
Google.com/+FathiRauf

{ 16 comments ... read them below or Comment }

  1. Kalo ane sering mengalami kebutuan ide saat nulis gan. trus bahasanya yang digunakan selalu monoton

    minta tips2 lainnya dong hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. kebuntuan ide itu berarti kurangnya sumber referensi =) , bahasa yang selalu monoton bisa diatasi dengan cara menggunakan pertanyaan kepada pembaca dalam artikel..

      contohnya:
      "Sudahkah Anda tahu Manfaat dari Buah Manggis?"

      Delete
  2. Tulisan yg keren,i give you two thumbs up hehehe

    ReplyDelete
  3. Menulis bagi saya adalah menyusun kata kata yg bersliweran di dalam kepala,mgkn practice make perfect,perlu setting di unconsius mind bahwa menulis itu merupakan sesuatu yg menjadikan kita
    sbg manusia yg menjadi bagian dari sejarah
    peradaban manusia.bahkan di katakan zaman sejarah adl zaman ketika manusia mulai menulis.
    Jadi menulis merupakan bagian dari peradaban manusia (sorry ane ngelantur hehehe)

    ReplyDelete
  4. Masalah ke-enam adalah yang paling sering saya alami. Sialnya, selalu saja kelupaan. Tiba-tiba aja ngedit ditengah nulis, durasinya pun jadi lebih lama dan ide bisa ilang.

    ReplyDelete
  5. kalo saya sih ya, lebih suka nulis pake bahasa formal. akan tetapi kesan bagi pembaca cukup kok buat bangun interaksi, sebagaimana yang dikatakan di atas bahwa tujuan utamanya agar bisa menciptakan suasana emosional antara penulis dan pembaca. bahasa formal ga selalu mainstream lho, tinggal masing-masing karakter penulis aja dalam menuliskan artikel berbahasa formal, apakah nyampe kesan interaksinya atau ga. CMIIW

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mantab mas Ifan, ini juga bisa menjadi salah satu alternatif.

      Delete
  6. Keren dek, tapi tantangannya ya di ide yang muncul gag pasti, tergantung mood kita (blogger).


    ReplyDelete
    Replies
    1. perbaiki Mood :) awali semua dengan yang baik :D

      Delete
  7. Tapi tulisan formal juga bisa lho, menyesuaikan dimana kita menulis dan tujuan kita menulis itu sendiri.
    iya nggak ?

    ReplyDelete
  8. manteb banget sih artikel di atas, karena gak sabaran jadi nggak konsisten, padahal daripada segubrek dalam 1 hari mendingan di-schedule kan lumayan tuh, sambil 'cari muka' di mata gugel :D

    ReplyDelete

Terimakasih telah mengunjungi FathiRauf.com, Selamat Berkomentar! ( setiap komentar Anda yang terpublish, Saya akan mengunjungi Blog Anda dengan senang hati :D )

Download Ebook Fathi Rauf

Baca Aja!

Powered by Blogger.

- Copyright © Fathi Rauf | Lebih Dari Blog Personal - Thank You Johanes Djogan -